Strategi Pemberantasan Korupsi dan Kontribusi Gerakan Mahasiswa oleh Dr. Hamid Chalid dan Dr. Abdul Haris M. Rum

Sudah bosan membahas korupsi, namun korupsi adalah ironi yang besar, ga pernah habis – habisnya. Islam di Indonesia sangat tinggi dan juga peringkat Korupsinya sangat tinggi, Negara lain juga tapi lebih massive Indonesia.

Korupsi identik pejabat dan pemimpin, tapi apakah dalam diri kita tidak ada sifat korupsi, mahasiswa sebagai aktivis kalau ada sistem di pecahkan raturan tentang korupsi dalam seminar seminar tapi ga ada solusi – solusi seperti menjadi budaya.

 

Lalu bagaimana cara budaya ini di bongkar lalu memiliki budaya yang baru?

Mengambil uang Negara dengan cara tidak benar adalah korupsi namun praktiknya ada di segala urusan dan menjadikannya wajar, di harapkan para pemuda sebagai pemecah masalah.

Pas kuliah bisa memiliki Idealisme yang kuat tapi apakah realias kehidupan muncul lalu berubah sifat?

 

Mengapa mahasiswa? Karena masih penuh dengan idealism.

 

Indonesia hendaknya di pimpin oleh pemimpin Islam yang memberikan value Islam kepada negara, demikian adlaah solusi, mengetahui agama dengan utuh dan syumul, melakukan segala yang Allah SWT perinah dan menjauhi larangan Allah SWT.

 

Agama tidak hanya ritual namun juga substansi,moral, dan kesehariannya.

Masalah agama dalam diskusi perlu di bawa meski di pihak umum agak susah, streght umat Indonesia adalah mayoritas muslim. Dengan cara menanamkan value – value Islam pada diri sendiri dan orang lain.

 

Di Indonesia rakyat mencontoh pemimpin seperti Jokowi yang sederhana sanggup emmbaur dengan yang lain.

 

“lebih baik pemimpin memiliki sederhana harta namun mulia akhlaknya dari pada banyak harta namun di dapat dari hal yang haram”

 

“kejujuran adalah meuliaan”

 

“membela Islam juga mengkampanyekan untuk berhenti memberikan korupsi”

 

Jangan berharap pada KPK saja, antum juga ikut dalam menghilangkan korupsi.

 

“bukan hanya negeri Muslim namun negara Islam, maka ini negeri yang korupsi”

Jika melihat notulensi notulensi dahulu bahwa negara ini adalah negara Islam, Ketuhanan yang Maha Esa

 

Bagaimana kita muslim mempersatukan antara muslim dan korupsi ga mungkin, berarti keimanan mereka ada yang salah seharusnya tidak mencampur adukkan anatara yang buruk dengan baik.

 

Ada apa saja di korupsi :

1.perbuatan pengkhianatan pada kepercayaan

2.suatu tindakan penipuan, pada negeri, institusi, dan mansyarakat secara umum

3.melalaikan amanah yang di serahkan pada kita

4.Kesengajaan untuk mengambil hak orang lain

 

Pilihan menjadi seorang muslim yang kaffah atau meninggalkan segala hal karena itu adalah hal duniawi merupakan tantangan bagi kita

 

Kaya boleh namun tidak menaruh harta dalam hati dan pikiran pada hidup kita saat ini

Cobalah melakukan sesuatu yang lebih kongkrit di daerah anda dan anda harus merumuskan dalam leadership camp kali ini

 

Seperti :

  1. Membangun pulau pulau integritas
  2. Mulai dari diri sendiri hangan hanya berkeluh kesah
  3. Bikin satu kelompok ga mau korupsi dalam bentuk apapun

Memperbaiki diri mengajak orang terdekat inspirasi banyak orang

 

Termasuk keluarga, bayangkan kita satu titik dalam negara Indonesia, semakin banyak titik titik titik lalu mempengaruhi banyak orang sehingga korupsipun berkurang

 

“Semakin jernih orang semakin bersih hatinya semakin bijaksana dna mendapat hikmah dari sana oleh karena ini jernihkanlah hatimu”

Iklan

2 thoughts on “Strategi Pemberantasan Korupsi dan Kontribusi Gerakan Mahasiswa oleh Dr. Hamid Chalid dan Dr. Abdul Haris M. Rum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s