Peran Strategis TNI dalam mewujudkan Indonesia Aman, Demokratis dan Sejahtera oleh Laksda (Purn) Husein Ibrahim, MBA #NLC2

Peran TNI dalam menjamin ketahanan sebuah negara amatlah penting. Seringkali relasi antara militer dan sipil dalam pemerintahan sangat menentukan kontestasi keamanan dan kefektifan jalannya sebuah negara. Dalam konteks Indonesia kita melihat bahwa militer pernah menjadi pihak yang mendominasi pemerintahan pada era orde baru. Militer pun masuk ke ranah politik. Dengan menjadi anggota DPR militer pun turut serta dalam pengambilan keputusan di negara ini.

Kini setelah era reformasi bergulir militer telah mengalami depolitisasi. Proses supremasi sipil terjadi. Namun Indonesia adalah negara yang berhasil menghindari kudeta militer di negaranya. Indonesia tidak seperti Mesir yang harus kehilangan demokrasinya karena kudeta militer. Ini adalah berkah bagi negara ini.

Sejatinya militer sangatlah penting bagi negara tersebut. Bapak Husein Ibrahim menceritakan bahwa ketika militer itu bertugas maka nasionalisme mereka sudah tertanam kuat dalam diri mereka. Hal ini tentunya sangat penting dalam pembangunan negara ini.

Namun di sisi lain pemimpin militer kita sekarang sepertinya kurang mengerti persoalan postur pertahanan kita. Misalnya ketika pembelian tank leopard yang tidak sesuai dengan kondisi geopolitik di Indonesia yang sebenarnya lebih membutuhkan alutsista di bidang kelautan. Karena negara kita adalah negara maritim. Tank leopart tidak sesuai dengan struktur tanah di Indonesia.

Untuk menjelaskan relasi militer dan sipil dalam kehidupan bernegara kita melihat bahwa kemudian yang menjadi faktor yang menentukan adalah sebagai berikut. Pertama, anggara untuk militer. Peningkatan anggaran untuk militer adalah salah satu cara untuk menjaga keharmonisan hubungan sipil dan militer. Kedua adalah kepemimpinan sipil dalam bernegara. Apabila sipil mampu menjalankan kepemimpinan politik di negara tersebut, maka dengan demikian legitimasi sipil akan mampu mengnkat dan upaya untuk melakukan kudeta akan semakin kecil. Ketiga adalah depolitisasi militer dalam kehidupan bernegara.

Beliau bercerita bahwa pernah beliau membeli sebuah Tank dengan harga $500.000 dengan bantuan dari jasa orang yang mengantarkan Tank, namun ketika beliau mampir ke Rusia untuk membeli Tank itu ternyata harganya hanya $50.000 maka terlihat sekali adanya perbedaan harga yang sangat jauh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s