Peran Pemuda Meretas Jalan Kebangkitan Indonesia oleh Dr. Suharna Surapranata

Drs. Mushalli bersama dengan Dr. Suharna Surapranata mengisi materi tentang peran Pemuda Meretas Jalan kebangkitan Indonesia. Kam idiberikan cerita bagaimana kedua tokoh ini mengguncangkan dunia dakwah ketika mereka di masa perkuliahaan.

Sejatinya kebangkitan bangsa dan kemudaan adalah dua sisi mata. Setiap kebangkitan peradaban akan terlekat kemudaan di dalamnya.

Sejak Sumpah Pemuda 1928, Aksi Tritura 1966, sampai Reformasi 1998 selalu menempatkan pemuda sebagai agensi sentral yang menggerakkan pikir-juang bangsa ini dalam pencapaian cita-cita politiknya. Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia sendiri adalah gagasan dan poyek politik-kultural milik pemudanya. Hatta masih berumur seperempat abad ketika merumuskan terminologi Indonesia. Soekarno juga tidak jauh berbeda ketika membuat pledoi “Indonesia Menggugat”. Jauh sebelum itu pada perjuangan awal pemuda sebelum Sumpah Pemuda kita bisa mencatat progresifitas para pemuda hasil dari pendidikan etis Belanda. Adalah Tirto Adi Suryo yang pertama kali menggagas organisasi modern bernama Serikat Priyayi yang menjadi cikal bakal Serikat Islam. Tirto memutuskan untuk mendirikan koran pertama bagi Pribumi untuk menyuarakan ketidakadilan pada masa kolonial. Tidak menjadi sia-sia perjuangannya diteruskan oleh Samanhudi, Tjipto Mangunkusumo dan Tjokoraminoto yang berhasil mendidik para ideolog bangsa seperti Soekarno, Muso, Samun, Tan Malaka, dan Kartosurwiryo.

Mereka yang mengenyam pendidikan politik etis Belanda bisa mentransformasikan gagasan etimologis Indonesia dari gagasan etnis geografis menjadi gagasan politis. Melalui koran media massa yang hadir berkat revolusi percetakan mereka melakukan propaganda nasionalisme ke bumi Indonesia. Meski mereka harus berhadapan dengan kekuasaan kolonial Belanda yang dengan sewenang-wenang bisa membuang mereka ke pengasingan. Hal ini lantas tidak menjadi alasan mereka untuk menjadi kepanjangan tangan kekuasaan Belanda. Namun tidak serta merta menjadi pelanggeng struktur sosial pribumi yang melanggengkan kekuasaan para priyayi dan golongan tua. Mereka mampu menjadikan gagasan humanis peradaban Eropa dan kerifan pribumi sebagai dua kesatuan yang terjembatani.

Dalam konteks Nurul Fikri yang berdiri pada 9 September 1985, kita melihat salah satu titik kebangkitan bangsa ini dalam pendidikan Islam. Bapak Suharna Surapratna bersama dengan Bapak Musholi melihat bimbingan belajar sebagai lahan dakwah yang potensial. Dengan mendirikan lembaga bimbingan belajar tersebut mereka menjadikan para calon mahasiswa mempunyai wawasan keislaman yang komprehensif. Apalagi titik krusial seorang adalah ketika dia berikhtiar sebelum masuk kuliah.

Perjuangan pergerakan dakwah kampus di mulai saat bekerja sebagai penjaga dan pembersih masjid. Pada saat di dunia kampus terdapat organisasi netralisasi dimana Organiusasi Ekstra Kampus tidak boleh masuk. Sejak saat itu-lah membuat beliau memiliki kewajiban, kesadaran, dan semangat untuk menebar Islam di kampus.

 

Beliau bercerita bahwa gerakan Islam di kampus mulai bangkit pada tahun 1979. Beliau bersama kami tidak melihat warna. Kelompok belajar Intelektual Muslim (KBMI) di dirikan dan NF-pun lahir.

 

Nurul Fikri pun akhirnya memperluas jangkauan dakwahnya ke beberapa sekolah sekolah formal seperti SD, SMP, SMA Islam terpadu.Jaringan Sekolah Islam Terpadu pun berdiri di kota-kota besar di Indonesia. Hal ini menjadi keberhasilan dari pemuda-pemuda tarbiyah dalam melakukan ekspansi dakwah di bidang pendidikan.

 

Bapak Suharna Surapratna mengatakan bahwa insan Islami yang dicetak adalah yang memiliki sifat bersih, peduli, dan profesional. Maka dari itu kemudian tidak hanya pintar namun juga akhlak yang Islami. Bersih adalah sifat yang bertaqwa kepada Allah SWT. Hingga nantinya mempunyai integritas dan bisa diandalkan. Peduli adalah mereka yang tidak hanya diam ketika melihat permasalahan sekitar mereka. Insan yang peduli akan senantiasa berinisiatif untuk menyelesaikan masalah. Profesional adalah kesungguhan dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s